REPOSITORI BADAN LITBANG KESEHATAN RI

Studi Epidemiologi Penyakit Bersumber Binatang (Malaria, Filariasis & Kecacingan) dan Kebijakan Pengendaliannya Di Daerah Lintas Batas Indonesia - Malaysia (Kabupaten Nunukan Kalimantan Timur) Tahun 2010

Waris, Lukman (2010) Studi Epidemiologi Penyakit Bersumber Binatang (Malaria, Filariasis & Kecacingan) dan Kebijakan Pengendaliannya Di Daerah Lintas Batas Indonesia - Malaysia (Kabupaten Nunukan Kalimantan Timur) Tahun 2010. Project Report. Balai Penelitian dan Pengembangan Pengendalian Penyakit Bersumber Binatang (P2B2) Tanah Bumbu.

Full text not available from this repository.

Abstract

Kabupaten Nunukan sebagai daerah perbatasan Indonesia-Malaysia merupakan daerah kepulauan sehingga rentan terhadap transmisi berbagai penyakit menular, terutama penyakit bersumber binatang (malaria, filariasis dan kecacingan). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran epidemiologi malaria, filariasis dan kecacingan yang meliputi aspek parasit, aspek vector, aspek perilaku, dan aspek lingkungan (fisik, kimia, biologi), serta gambaran kebijakan pengendalian malaria, filariasis dan kecacingan di Kabupaten Nunukan. Penelitian ini merupakan penelitian observasional dengan rancangan cross sectional. Pengumpulan data dilakukan melalui survei parasitologis, berupa survei darah jari penduduk untuk mengetahui prevalensi malaria dan filariasis, dan survei tinja anak sekolah dasar untuk mengetahui prevalensi kecacingan. Survei entomologi berupa pencarian jentik nyamuk dan penangkapan nyamuk vektor/suspek vektor malaria dan filariasis. Wawancara kuesioner untuk mengetahui aspek perilaku penduduk sebagai faktor risiko penularan malaria, filariasis dan kecacingan. Indepth interview terhadap para pemangku kebijakan, yaitu Dinas Kesehatan Kabupaten Nunukan, pengelola program pengendalian malaria, filariasis dan kecacingan, Bappeda, DPRD komisi kesehatan, dan Puskesmas, untuk mengetahui arah kebijakan dan kendala yang dihadapi dalam rangka penanggulangan malaria, filariasis dan kecacingan. Tidak ditemukannya kasus malaria dan Anopheles sebagai vektor malaria menunjukkan bahwa kasus malaria yang terjadi di Desa Harapan Kecamatan Sebuku merupakan kasus import, penularan terjadi di luar wilayah Desa Harapan saat penderita bekerja di perkebunan, meskipun ada kemungkinan bahwa pengambilan data di lapangan dilaksanakan bukan pada waktu yang tepat. Filariasis yang berlangsung di Desa Pagar Kecamatan Sembakung ditunjukkan dengan angka kasus mikrofilaria Brugia malayi sebesar 4,5%, serta ditemukannya jentik dan nyamuk Anopheles, Mansonia dan Culex sebagai suspek vektor filariasis. Kecacingan di 7 wilayah kerja puskesmas di 5 kecamatan Kabupaten Nunukan menunjukkan prevalensi sebesar 16%, yang terdiri dari kecacingan yang disebabkan oleh Trichuris trichiura (30%), Ascaris lumbricoides (27,8%), hookworm (19,5%), infeksi ganda A. lumbricoides dan T. trichiura (10,5%), Enterobius vermicularis (7,5%), dan Hymenolepis nana (4,5%). Aspek perilaku dari ketiga penyakit tersebut menunjukkan bahwa pengetahuan, sikap dan perilaku yang kurang baik mempunyai konstribusi dalam transmisi penularan malaria, filariasis dan kecacingan di wilayah endemis. Kebijakan pengendalian malaria telah berlangsung meskipun belum cukup baik karena alokasi anggaran kesehatan di Kabupaten Nunukan yang terbatas (<10% dari total anggaran daerah), meskipun telah mendapat bantuan dari proyek penelitian Global Fund. Program pengendalian filariasis dan kecacingan belum mendapat perhatian karena tidak adanya alokasi anggaran.

Item Type: Monograph (Project Report)
Uncontrolled Keywords: Studi Epidemiologi; Penyakit Bersumber Binatang; Malaria; Filariasis; Kecacingan
Subjects: W Medicine and related subjects (NLM Classification) > WC Communicable Diseases > WC 680-950 Tropical and Parasitic Diseases
Divisions: Balai Penelitian dan Pengembangan Pengendalian Penyakit Bersumber Binatang (P2B2) Tanah Bumbu
Depositing User: Administrator Eprints
Date Deposited: 02 Oct 2017 05:29
Last Modified: 03 Nov 2017 07:32
URI: http://repository.bkpk.kemkes.go.id/id/eprint/826

Actions (login required)

View Item View Item