REPOSITORI BADAN LITBANG KESEHATAN RI

Studi Epidemiologi Malaria di Daerah Endemi Malaria Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah

Boewono, Damar Tri (2002) Studi Epidemiologi Malaria di Daerah Endemi Malaria Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah. Project Report. Pusat Penelitian dan Pengembangan Ekologi dan Status Kesehatan.

Full text not available from this repository.

Abstract

Malaria merupakan penyakit tular vektor yang masih menjadi masalah kesehatan masyarakat di Kabupaten Banjarnegara Jawa Tengah. Banyak aspek yang mempengaruhi terjadinya penularan malaria diantaranya adalah bionomik vektor dan perilaku masyarakat. Penelitian ini bertujuan mengindentifikasi faktor-faktor risiko kejadian malaria dan menyusun suatu strategi penanggulangan malaria berdasarkan informasi epidemiologis dan ekologis vektor yang memadai dan spesifik untuk Kabupaten Banjarnegara. Penelitian ini merupakan penelitian epidemiologi analitik dengan menggunakan rancangan kasus pembanding dengan penyesuaian. Kasus adalah penderita malaria yang didiagnosis oleh petugas Puskesmas Bawang dan Banjarmangu, Kabupaten Banjarnegara, berdasarkan pemeriksaan laboratorium ditemukan Plasmodium falciparum pada bulan Mei?Nopember 2002 dan berdomisili di Dusun Sudimara, Desa Lebakwangi, Kecamaan Bawang dan Dusun Karangsengon, Desa Sigeblog, Kecamatan Banjarmangu, Banjarnegara. Pembanding adalah tetangga terdekat dari kasus, dengan jenis kelamin sama, umur setara (perbedaan umur kurang dari 5 tahun), tidak sedang menderita malaria. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebiasaan mandi di sungai pada pukul 18.00 ? 20.00 berhubungan dengan kejadian malaria (OR =25,5 dan p value=0,00). Kebiasaan tidak menggunakan obat nyamuk (OR=5,2 dan p value=0,00) dan kebiasaan tidak menggunakan kelambu (OR=2,3 dan p value=0,00) juga berhubungan dengan kejadian malaria. Nyamuk yang diduga menjadi vektor malaria di lokasi penelitian adalah An. aconitus, An. maculatus, dan An. balabacensis. Kepadatan An. aconitus tertinggi terjadi pada bulan Mei dan Nopember. Aktivitas menghisap darah berkisar antara pukul 18.00 ? 22.00 dengan puncak aktivitasnya, terjadi sekali yaitu pada sore hari pukul 20.00, baik di dalam maupun di luar rumah. Kepadatan An. maculatus tertinggi pada bulan Mei dan Juli. Aktivitas menghisap darah An. maculatus terjadi mulai pukul 20.00 ? 03.00 dengan puncak aktivitas pukul 23.00 baik di dalam maupun di luar rumah. Kepadatan An. balabacensis paling tinggi terjadi pada bulan Juli untuk Dusun Karangsengon dan bulan September untuk Dusun Sudimara. Puncak aktivitas menggigit An. balabacensis di dua dusun tersebut sama yaitu setelah tengah malam pukul 01.00. Kepadatan An. maculatus nampak berhubungan dengan meningkatnya kasus malaria. Kasus malaria ditemukan setiap bulan dan ada indikasi peningkatan terjadi sekitar bulan Juli dan Desember. Pada curah hujan rendah kasus malaria cenderung meningkat. Berdasarkan sistem informasi geografis, area potensi malaria adalah sekitar tempat perindukan nyamuk vektor malaria (An. aconitus, An. maculatus dan An. balabacensis) dengan radius 0?600 m. Penyuluhan masyarakat hendaknya secara intensif tentang pentingnya tempat mandi, cuci dan kakus/WC di tempat yang tertutup misalnya kamar mandi dekat atau di dalam rumah. Penggunaan kelambu berinsektisida dan atau penggunaan obat nyamuk bakar untuk melindungi penduduk dari gigitan nyamuk vektor malaria. Pada musim kemarau sebaiknya dilakukan suvei jentik di sekitar sungai yang berdekatan dengan pemukiman penduduk dan penebaran ikan atau pengendalian hayati lainnya di kobakan air sungai yang mengandung positif jentik nyamuk vektor malaria.

Item Type: Monograph (Project Report)
Uncontrolled Keywords: Malaria; Abstrak Penelitian Kesehatan
Subjects: W Medicine and related subjects (NLM Classification) > WC Communicable Diseases > WC 680-950 Tropical and Parasitic Diseases
Divisions: Pusat Penelitian dan Pengembangan Ekologi dan Status Kesehatan
Depositing User: Administrator Eprints
Date Deposited: 02 Oct 2017 05:30
Last Modified: 09 Nov 2017 13:12
URI: http://repository.bkpk.kemkes.go.id/id/eprint/1831

Actions (login required)

View Item View Item