REPOSITORI BADAN LITBANG KESEHATAN RI

Lymphatic Filariasis in Indonesia

Sudomo, M. and Azhar, Ali and Oemijati, Sri (2002) Lymphatic Filariasis in Indonesia. Jurnal Ekologi Kesehatan, 1 (2). ISSN 1412-4025

[img]
Preview
Text
1317-1255-1-PB.pdf - Published Version

Download (415kB) | Preview

Abstract

Filariasis masih merupakan masalah kesehatan masyarakat di Indonesia. Walaupun penyakit tersebut tidak mematikan tetapi akan menyebabkan kecacatan serta menurunnya produktivitas penderitanya, keluarganya maupun masyarakat, dan merupakan beban sosial. Penyakit tersebut di Indonesia disebabkan oleh tiga spesies cacing filaria yaitu Brugia malayi, B. timori dan Wuchereria brancofti. Filariasis di Indonesia tersebar di hampir seluruh provinsi terutama di daerah pedesaan. Pengobatan masal dengan DEC sampai saat ini merupakan cara pemberantasan yang paling baik untuk menurunkan prevalensi penyakit tersebut. DEC yang diberikan dengan dosis konvensional akan menyebabkan efek samping yang berat. Pengobatan dengan dosis rendah akan menurunkan efek samping dan dosis ini lebih disukai penduduk dari pada dosis konvensional. Kendala pengobatan dosis rendah adalah lamanya pengobatan, yaitu 40 minggu, sehingga mengakibatkan adanya ketidakpatuhan. Perubahan lingkungan baik lingkungan fisik maupun sosio-budaya sangat penting di daerah endemik filariasis karena secara tidak langsung akan menghilangkan penyakit tersebut, dengan demikian kerjasama lintas sektor, kemitraan dan peran serta masyarakat sangatlah penting.

Item Type: Article
Uncontrolled Keywords: filariasis; B. malayi; B. timori; Wuchereria brancofti; EKO-BPPK
Subjects: W Medicine and related subjects (NLM Classification) > WC Communicable Diseases > WC 680-950 Tropical and Parasitic Diseases
Divisions: Pusat Penelitian dan Pengembangan Ekologi Kesehatan
Depositing User: Administrator Eprints
Date Deposited: 02 Oct 2017 05:29
Last Modified: 21 Nov 2017 07:56
URI: http://repository.bkpk.kemkes.go.id/id/eprint/1041

Actions (login required)

View Item View Item